Bagi wisatawan dari Indonesia, penggunaan QRIS saat bepergian ke Filipina masih belum bisa diandalkan. Meskipun pembayaran digital berbasis QR code mulai berkembang di Filipina, sistem yang digunakan umumnya berbeda dan tidak terintegrasi langsung dengan QRIS Indonesia. Beberapa merchant mungkin menerima pembayaran digital lokal, tetapi untuk saat ini, QRIS belum menjadi metode pembayaran yang umum atau stabil untuk digunakan di Filipina.
Sebagai alternatif, metode pembayaran yang paling aman dan praktis tetap menggunakan uang tunai dan kartu. Uang tunai dalam mata uang Philippine Peso sangat penting terutama untuk transaksi di pasar lokal, transportasi, dan toko kecil. Sementara itu, kartu debit atau kredit bisa digunakan di hotel, restoran, dan pusat perbelanjaan besar. Pastikan kartu kamu sudah aktif untuk transaksi internasional sebelum digunakan di luar negeri.
Untuk kebutuhan uang tunai, kamu bisa dengan mudah menarik uang di ATM yang tersebar di berbagai kota dan destinasi wisata di Filipina. ATM biasanya menerima kartu berlogo Visa, Mastercard, atau Cirrus. Namun, perlu diperhatikan bahwa setiap penarikan biasanya dikenakan biaya tambahan dari bank lokal, sehingga lebih efisien jika menarik dalam jumlah yang cukup sekaligus daripada berkali-kali dalam jumlah kecil.
Agar perjalanan lebih lancar, sebaiknya siapkan kombinasi antara uang tunai dan kartu sebagai metode pembayaran utama. Jangan terlalu bergantung pada pembayaran digital seperti QRIS, dan pastikan selalu memiliki cadangan dana untuk situasi darurat. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa tetap bertransaksi dengan nyaman selama berada di Filipina tanpa hambatan berarti.

