Intramuros adalah kawasan bersejarah di Manila yang dikenal sebagai “kota tua” peninggalan kolonial Spanyol. Dibangun pada abad ke-16, Intramuros dulunya merupakan pusat pemerintahan dan aktivitas utama selama masa penjajahan. Hingga kini, kawasan ini masih mempertahankan tembok batu besar, jalanan berbatu, serta bangunan klasik yang memberikan suasana seperti kembali ke masa lalu di tengah hiruk-pikuk kota modern.
Salah satu tempat paling ikonik di Intramuros adalah Fort Santiago, benteng bersejarah yang menjadi saksi penting perjuangan Filipina, termasuk kisah nasionalis José Rizal. Selain itu, terdapat San Agustin Church yang merupakan gereja tertua di Filipina dan telah diakui sebagai situs warisan dunia. Arsitekturnya yang megah dan interior klasik menjadikannya salah satu spot wisata paling menarik di kawasan ini.
Berjalan di Intramuros memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan area lain di Manila. Kamu bisa menjelajahi kawasan ini dengan berjalan kaki, bersepeda, atau mencoba kalesa, kereta kuda tradisional yang menjadi ikon transportasi di sana. Di sepanjang jalan, kamu akan menemukan museum, galeri, serta bangunan bersejarah yang masih terawat, menciptakan suasana yang tenang dan penuh nilai budaya.
Untuk pengalaman terbaik, disarankan datang pada pagi atau sore hari agar cuaca lebih nyaman dan suasana tidak terlalu ramai. Intramuros juga cocok dikombinasikan dengan kunjungan ke destinasi lain di Manila seperti Rizal Park atau Manila Bay. Dengan nilai sejarah yang kuat dan suasana yang unik, Intramuros menjadi salah satu destinasi wajib bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dalam sisi budaya dan sejarah Filipina.

